SISTEM PENDIDIKAN



A.    Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Yunani “systema” yang berarti sehimpunan bagan atau komponon yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan. Istilah sistem adalah suatu konsep yang abstrak. Definisi tradisional menyatakan bahwa sistem adalah seperangkat komponen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi untuk mencapai satu tujuan.
Zahara idris (1987) mengemukakan bahwa sistem adalah kesatuan atas komponen-komponen atau elemen-elemen atau unsur-unsur sebagai sumber yang mempunyai hubungan fungsional yang teratur, tidak sekedar acak, yang saling membantu untuk mencapai suatu produk.
Sistem pendidikan pada hakikatnya adalah seperangkat saran yang dipolakan untuk membudayakan nilai-nilai budaya masyarakat yang dapat mengalami perubahan-perubahan bentuk dan model sesuai dengan tuntunan kebutuhan hidup masyarakat dalam rangka mengejar cita-cita hidup yang sejahtera lahir maupun batin.

B.     Pengertian Sistem Pendidikan
Dalam pengertian umum, yang dimaksud dengan sistem adalah jumlah keseluruhan dari bagian-bagiannya yang saling bekerja sama untuk mencapai hasil yang diharapkan berdasarkan kebutuhan yang telah ditentukan. Setiap sistem mempunyai tujuan dan semua kegiatan dari semua komponen atau bagian-bagiannya diarahkan dari tercapainnya tujuan tersebut. Karena itu, proses pendidikan merupakan sebuah sistem yang disebut sebagai sistem pendidikan.

C.     Komponen Sistem Pendidikan
Secara teorotis, suatu sistem pendidikan terdiri dari komponen-komponen atau bagian-bagian yang menjadi factor inti dari proses pendidikan. Adapun komponen atau factor-faktor tersebut terdiri dari
1.      Tujuan
Tujuan disebut cita-cita pendidikan yang berfungsi untuk memberikan arah terhadap semua kegiatan dalam proses pendidikan.
2.      Peserta Didik
Fungsinya adalah sebagai objek yang sekaligus sebagai subjek pendidikan. Sebagai objek, peserta didik tersebut menerima perlakuan-perlakuan tertentu, tetapi dalam pendangan pendidikan modern, peserta didik lebih dekat  dikatakan sebagai subjek atau pelaksanaan pendidikan.
3.      Pendidik
Pendidik berfungsi sebagai pembimbing pengaruh, untuk menumbuhkan aktivitas peserta didik dan sekaligus sebagai pemegang tanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan.
4.      Alat pendidikan
Maksudnya ialah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan yang berfungsi untuk mempermudah atau mempercepat tercapainya tujuan pendidikan.
5.      Lingkungan
Maksudnya ialah lingkungan sekitar yang dengan sengaja digunakan sebagai alat dalam proses pendidikan lingkungan berfungsi sebagai wadah atau lapangan terlaksannya proses pendidikan.
Faktor-faktor atau komponen sistem pendidikan itu, berkaitan erat satu dan lainnya, dan merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan.


Sumber:
Hasbullah; 2005; Dasar-dasar Ilmu Pendidikan; PT RajaGrafindo Persada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar